Home / 2016 / July

Monthly Archives: July 2016

Kegembiraan Dan Kesedihan Sebagai Ukuran Iman

Sabda Rasulullah Sallallahu’alaihiwasallam: مَنْ سَرَّتْهُ حَسَنَتُهُ وَسَاءَتْهُ سَيِّأَتُهُ فَهُوَ مُؤْمِنٌ Barangsiapa yang bergembira atas kebaikannya dan bersedih atas keburukannya, maka dia adalah seorang mu’min. (Riwayat Ibn Hibban)[1] SEKILAS PENJELASAN Dalam hadits ini Rasulullah Sallallahu’alaihiwasallam menjelaskan salah satu cara untuk mengukur dan menilai keimanan seorang hamba Allah Subhanahuwata’ala ialah dengan memerhatikan perasaannya setelah melakukan sesuatu perbuatan, adakah ia gembira setelah melakukan suatu kebaikan dan bersedih setelah melakukan suatu keburukan? Jika ya, bermakna dia adalah seorang mu’min. Jika tidak, bermakna imannya lemah. HIKMAH TARBAWIYAH Ukuran Keimanan Ukuran Amalan Anggota Fizikal Kita boleh jadikan amalan fizikal seseorang sebagai kayu ukur untuk menilai imannya. …

Read More »

Menahan Bisikan Nafsu Dan Gejolak Jiwa

Rasulullah Sallallahu’alaihiwasallam bersabda: إِذَا حَاكَ فِي قلبِكَ شَيْءٌ فَدَعْهُ Apabila ada sesuatu yang bergejolak dalam hatimu, maka tinggalkanlah (Riwayat Ibn Hibban)[1] Sekilas Penjelasan Manusia, secara fitrahnya, memiliki kecenderungan yang kuat untuk melakukan kebaikan dan menjauhkan diri daripada keburukan. Namun kekuatan fitrah sering berhadapan dengan bisikan syaitan dan dorongan hawa nafsu, sehingga timbul gejolak dalam jiwa. Apabila gejolak jiwa itu cenderung untuk mengajak kepada keburukan, maka seorang hamba haruslah segera tinggalkan segala bisikan jahat tersebut, disusuli dengan memperkuatkan aspek keimanan seperti memperbanyakkan zikir pada saat bersendirian, bergaul dengan rakan-rakan yang soleh, pengambil posisi sebagai da’i (penda’wah) dan terus-menerus meningkatkan ilmu agama …

Read More »